Seekor Lumba-lumba Seberat 150 Kg Tewas di Wolwal Barat.

  • Whatsapp


Matap, lensanusakenari.net, Seekor lumba-lumba berukuran panjang 2.5 meter dengan berat mencapai 150kg tewas tersangkut pukat nelayan setempat (15/10).

Kejadian ini bermula saat beberapa nelayan sedang menjaga rakit (aktivitas mencari ikan) namun beberapa saat kemudian mereka tidak mendapatkan hasil. Menjelang hampir siang pukat milik nelayan sudah mulai koyak dan ternyata seekor lumba-lumbah tersangkut dalam kondisi tewas.

Jahved F. Maro, S.Pi.,M.Si selaku dosen perikanan Untrib saat dikonfirmasi menyatakan “kita Harus lihat lebih dalam Wilem. Bisa juga dia tersakut pukat karena mereka Taru di jalur lintasanya. Sehingga membatasi pergerakan ya. Ini lumba-lumba mulut botol ( Tursiops truncatus), demikian pesan via whatsapp yang diterima lensanusakenari.net.

Kandidat Doktor pada Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro itu menambahkan bahwa mamalia ini bisa tewas karena terjadi pergerakannya yang lambat.

“Mamalia ini apabila dia terluka bisa menyebabpkan pergerakannya lambat dan bisa terjadi kematian pada spesies ini” demikian tambah Kandidat Doktor yang memiliki sejumlah artikel tentang kelautan sambil berharap ingin bertemu dengan nelayan setempat.

Kejadian ini baru pertama kali terjadi di Desa Wolwal Barat, Kabupaten Alor, Propinsi Nusa Tenggara Timur. *

Bacaan Lainnya

Berita ini juga sudah tayang di kartakita.com dengan link http://kartakita.com/lumba-lumba-2-5-meter-masuk-pukat-nelayan-di-alor/ Hosting Unlimited Indonesia

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait