PN Kalabahi Putus Kasus Asusila Kepala BMKG Alor 12 Tahun Penjara.

  • Whatsapp
Foto : Ilustrasi

Foto : Ilustrasi

Kalabahi,LENSANUSAKENARI.NET, Kepala Stasiun Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Alor, kini harus menelan pil pahit karena harus menjalani Putusan pidana penjara 12 tahun dan denda 300 juta subsider 6 bulan kurungan oleh Pengadilan Negeri Kalabahi atas Tindak Pidana Percabulan terhadap 3 orang anak yang diadukan orang tua korban ke Polres Alor sejak Juli 2020.

Bacaan Lainnya

Putusan Pengadilan Negeri Kalabahi ini lebih ringan tiga tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut Kepala BMKG Alor dengan Pidana Penjara 15 Tahun dan pidana denda 300 juta dalam sidang sebelumnya Kamis (21/1/2021).

Persidangan putusan kasus percabulan terhadap anak yang melibatkan Kepala Stasisun BMKG Kabupaten Alor ini telah berlangsung sejak Rabu 10 Februari 2021 dengan metode E-Litigasi yakni Persidangan secara virtual

Atas Putusan Pidana Penjara 12 Tahun dan Pidana Denda 300 Juta Subsider 6 Bulan kurungan yang di jatuhi oleh Pengadilan Negeri Kalabahi atas dirinya, Kepala Stasiun BMKG Kabupaten Alor, AB diberikan waktu 7 hari untuk pertimbangan upaya hukum selanjutnya yakni melakukan banding ke pengadilan Tinggi Kupang dan jika dalam waktu tujuh hari tidak melakukan banding maka putusan tersebut dinyatakan inkracht atau berkekuatan hukum tetap.

Jaksa Penuntut Umum, Zulkarnaen mengungkapkan bahwa Alasan di balik beratnya tuntutan jaksa terhadap AB yakni keren mempertimbangkan AB yang adalah seorang Pejabat seharusnya dapat menjadi panutan dengan memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, serta perbutan AB dinilai sudah merusak korban yang notabenenya 3 orang anak.

Selain itu, perbuatan pelaku bertentangan dengan program pemerintah, bertentangan dengan nilai keagamaan dan kesusilaan, serta korban yang dirugikan ata tindakan keji pelaku lebih dari satu anak.

“Penerapan pasal dalam kasus ini, yakni pasal 81 ayat 2 UU No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan terhadap anak Jo UU No.1 Tahun 2016 Jo UU No17 Tahun 2016” Jelas Zulkarnaen, (Jumat (12/2/2021) di Kalabahi (dikutip dari tribuanapost.net, Mediakupang.pikiran-rakyat.com)

Selain Kepala Stasiun BMKG Alor, Staff nya IJ yang turut bersama – sama melakukan pencabulan dan bertugas menjemput Korban untuk dibawah ke rumah dinas BMKG Alor tempat dilakukannya persetubuhan putusannya telah terlebih dahulu di bacakan pada tanggal 3 Februari 2021.

Terhadap IJ, hakim memutuskan di pidana dengan pidana penjara 11 tahun dan Pidana Denda 100 juta rupiah Susider 6 bulan Kurungan. Putusan PN Kalabahi terhadap IJ lebih ringan satu tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yakni Pidana Penjara 12 tahun. (Gitur)

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait