Mantan Presidium Berpulang, GMNI Se-Indonesia Berduka

  • Whatsapp
Wempy Hadir

LENSANUSAKENARI.NET – JAKARTA, Mantan Presidium Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) sekaligus Peneliti di Indopolling Network, Wempy Hadir meninggal dunia Jumat, (23/7).

Wempy Hadir dikenal sosok Aktivis GMNI yang menjabat dua periode di Presidium GMNI Periode 2011- 2013 dan 2013-2015.

Bacaan Lainnya

Wempy Hadir juga aktif di lembaga survei Indopolling Network sebagai Direktur Eksekutif. Wempy meninggal di RSUD dr. Ben Mboi Ruteng, Jumat (23/7).

Ia dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19 setelah beberapa hari dirawat di ruang isolasi RSUD dr. Ben Mboi Ruteng.

Para kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) se-Indonesia pun berduka atas kepergian Wempy Hadir.
Ucapan duka banyak disampaikan oleh para kader GMNI se Indonesia.

Marianus Krisanto Haukilo, Ketua DPD GMNI NTT menyatakan GMNI NTT sangat kehilangan atas kepergian Wempy.

“GMNI NTT turut berdukacita atas kepergian senior Abang Wempy Hadir. Sebagai salah satu pengamat politik nasional, beliau dikenal sebagai sosok yang kritis, cerdas namun tetap sederhana dan rendah hati,” ujar aktivis yang akrab disapa Isto itu. 

Isto melanjutkan, Wempy adalah salah satu tokoh panutan bagi seluruh kader GMNI aktif di Indonesia.

“Semoga amal dan ibadahnya berkenan di hadirat Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.

Sementara, Ketua DPD GMNI Sumatera Utara Paulus P. Gulo menyatakan Wempy adalah orang yang baik, dan tidak pernah kenal lelah  dalam berjuang untuk kepentingan semua orang.

“Terima kasih orang baik, sudah pernah mengajariku bagaimana cara untuk lebih giat lagi dalam menggapai sesuatu,” ujar Paulus 

Ketua DPC GMNI Bengkulu Sudi Simarmata juga menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya  Wempy Hadir.  Bagi Sudi, Wempy adalah salah satu senior muda GMNI dan salah satu putra terbaik bangsa ini.

Sudi menyatakan, Wempy bukan hanya  peneliti yang konsisten menjaga metodologi penelitian Survey, tetapi juga sosok yang penting dalam menentukan arah konsentrasi dan warna pada pesta demokrasi Indonesia. 

“Semangat Bung Wempy akan kami warisi. Selamat Jalan Bung Wempy Hadir,” ujar Sudi. 

Ketua Bidang Hubungan Internasional dan Jaringan Luar Negeri DPP GMNI Kristian Sinulingga juga turut mengungkapkan kesedihannya. 

“Turut berdukacita, kami percaya bang Wempy orang baik, dan akan mendapat tempat terbaik di sisi Nya. Tabah dan kuat untuk istri dan anak-anaknya, serta seluruh keluarga yang ditinggalkan. Doa yang terbaik untuk kita semua,” ungkap Kristian. 

Wempy Hadir lahir pada 13 Maret 1986 di NTT. Saat meninggal dunia, Almarhum meninggalkan Istri, Prisca Juniver dan dua orang anaknya.

Sumber : gesuri.id

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait