Kisah Pria  Desa Bergabung Dengan KSP Kopdit Pintu Air Demi Perkuat Ekonomi Keluarga

  • Whatsapp
Agus Klakik menceritakan pengalamannya bergabung dengan KSP Kopdit Pintu Air Demi Perkuat Ekonomi Keluarga (Foto: Gitur)

Agus Klakik menceritakan pengalamannya bergabung dengan KSP Kopdit Pintu Air Demi Perkuat Ekonomi Keluarga (Foto: Gitur)

Kalabahi,LENSANUSAKENARI.NET, Mengusahakan ketersediaan sumber daya alam, seringkali menjadi pilihan penduduk desa untuk menunjang kebutuhan sehari-hari namun kondisi alam yang kerap mengalami perubahan tak terduga, ditambah inflasi harga hasil bumi yang tak menentu kerapkali membuat khawatir dan ketar ketir menghadapi hari esok. Hal inilah yang menjadi pengalaman Agus Klakik (32), Pria Asal Desa Halerman,Kecamatan Abad, Kabupaten Alor yang sebelumnya menggantungkan hidupnya dengan menjual hasil mamar kemiri dan kenari miliknya.

Bacaan Lainnya

Agus menuturkan pengalamannya menjadi penghasil Kenari dan Kemiri sangat bergantung pada kondisi alam dan harga pasar

“Kita jual hasil itu menguntungkan, apalagi kalau hasil kenari dan kemiri yang kita punya banyak dan harga pas lagi bagus, itu kita  bisa dapat banyak, tapi kalau misalnya pas bencana atau ada masalah  dan kapal tidak jalan maka itu sering kali harga turun drastis bahkan pernah turun sampai kita istilahnya jual rugi” Tutur Agus Klakik memberi keterangan Rabu (8/8/2021)

Agus juga menambahkan bahwa agar tidak rugi seringkali menyiasati dengan tidak menjual hasil miliknya pada saat harga pasar sedang tidak stabil, namun hal tersebut tidak dapat bertahan lama mengingat tuntutan kebutuhan, apalagi kenari serta kemiri yang telah dipanen akan rusak bila terlalu lama disimpan

“ya biasanya kalau harga pasar lagi murah kita tahan dulu, tidak jual tapi kalau sudah lama harga tetap tidak stabil, yasudah terpaksa kita jual saja, karena ini juga tuntutan kebutuhan dan nanti itu kemiri dan kenari rusak percuma kalau kita simpan terlalu lama” tutur Agus.

Menghadapi hal tersebut Agus mengungkapkan bahwa ia mencoba beberapa trik untuk mengatur uang hasil penjualannya namun  hanya kegagalan yang  didapatkannya, sampai pada akhirnya ia mendengar informasi mengenai Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Kopdit Pintu Air dan pada tahun 2016 memutuskan untuk bergabung menjadi anggota.

“Banyak cara yang saya pake untuk mengatur keuangan pada saat itu, bahkan saya juga mencoba beberapa cara otodidak untuk manjemen keuangan, namun saya masih gagal. Sampai akhirnya satu kali, saya dapat informasi mengenai KSP Kopdit Pintu Air dan saya terus caritahu dan akhirnya pada tahun 2016 saya resmi bergabung menjadi anggota”. Ujar Agus

Agus menjelaskan bahwa saat telah menjadi Anggota dirinya dibimbing dan diajari mengenai manajemen keuangan yang baik dan diberi kesempatan untuk aktif menapaki jenjang karir di KSP Kopdit Pintu Air

“Saat sudah jadi anggota kemudian saya dibimbing dan diajari manejemen keuangan yang baik, selain itu saya juga punya penghasilan karena bekerja dan sampai sekarang jenjang karir saya terus mengalami peningkatan” Papar Agus Klakik

Agus juga menjelaskan peningkatan karirnya dari menjadi anggota, kemudian dipilih menjadi pengurus komite kelompok hopter KSP Kopdit Pintu Air dan membimbing 46 Anggota hingga kini telah bertambah menjadi 115 Anggota yang tersebar di Desa Halerman, Desa Probur dan Desa Margeta.

“Saya bergabung menjadi Anggota KSP Kopdit Pintu Air pada tanggal 20 Desember 2016, kemudian pada tanggal 25 Maret 2017 dipilih menjadi pengurus komite kelompok hopter KSP Kopdit Pintu Air dan membimbing 46 Anggota dan kini telah bertambah menjadi 115 Anggota yang tersebar di Desa Halerman, Desa Probur dan Desa Margeta” Tutur Agus Klakik

Mengakhiri Keterangannya, Agus mengungkapkan bahwa berkarir di KSP Kopdit Pintu Air membuatnnya mempelajari hal – hal baru, namun bukan berarti tanpa hambatan, banyak halangan dan tantangan yang harus ia hadapi namun hal tersebut dapat diselesaikan dan tak membuatnya patah arang karena Motto Kopdit Pintu Air selalu menjadi semangatnya

“Banyak hal-hal baru dan pengetahuan yang saya dapat setelah bergabung bersama KSP Kopdit Pintu Air. Perjalananya pun tidak selalu mulus ada banyak halangan dan tantangan  tapi yang membuat saya selalu semangat yaitu ketika saya mengingat moto KSP Kopdit Pintu Air yakni Kau Susah Aku Bantu – Aku Susah Kau Bantu”. Pungkas Agus Klakik (Gitur)

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait