Kisah Alumni Untrib Lolos CPNS 2018

  • Whatsapp

Pemerintah Republik Indonesia melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN) membuka peluang bagi putra-putri terbaik untuk bergabung di barisan Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2018. Pendaftaran dan tahap demi tahap seleksi telah diikuti oleh ribuan putra-putri yang menyatakan diri sebagai putra-putri terbaik bangsa di seluruh Indonesia.Lulusan-lususan dari berbagai Perguruan Tinggi berkompetisi dalam seleksi ini begitu pula dengan lulusan dari Universitas Tribuana Kalabahi, salah satu kampus perbatasan NKRI dan Timor Leste.

Bacaan Lainnya

Ketika Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) usai media masa digegerkan dengan sejumlah kisah, ada pasangan suami istri (pasutri) yang lulus bersamaan, ada yang lulus  sendiri dari sekian banyak pelamar, ada yang bereforia memosting di media sosial keberhasilan mereka, mereka seakan puas bahwa tahap itulah akhir dari perhelatan yang sering membuat orang dilema karena soal-soal yang sulit dan berbagai persyaratan, akhirnya media pun turut meliput seakan mengambil kesempatan untuk meningkatkan ranking pembaca, padahal masih ada tahap selanjutkan yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Banyak pula, yang tidak lolos Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan banyak kuota belum terpenuhi, pemerintahpun didesak agar mengambil langkah terhadap hal ini. Akhirnya pemerintahpun bersuara menurunkan passing grade sehingga dilakukannya perenkingan akhirnya pula, dengan kebijakan itu sebagian dihentar menuju Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dan disinilah nasib pelamar ditentukan. Bagai telur diujung tandus begitu kata yang pantas ketika berada di zona ini, banyak yang pulang berlinang airmata karena tidak lulus dalam tahap ini, begitu pula ada yang pulang dengan sorak-sorai karena mereka akan menjadi bagian dari Barisan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Berikut adalah kisah seorang alumni Universitas Tribuana Kalabahi lulusan tahun 2014 Junias Akis Laalem, S.Pd yang ikut bertarung dan lolos dalam perhelatan ini. Kisah ini awalnya dimulai dari Inbok seorang alumni beberapa waktu lalu, menanyakan kapan kampus diliburkan dalam rangkah menyongsong natal 25 Desember 2018. Hampir tak terbalas karena berbagai kesibukan. Senin, 10 Desember 2018 pagi disitulah kisah itu diceritakan via chat facebook, sayapun membalas chatingan yang telah dikirim beberapa hari lalu “sekitar tanggal 20an, balas saya dan penasaran dengan beliau akan maksudnya, saya mencoba melontarkan pertanyaan Bapak mau ambil S2 ko?, sembari mengumpan obrolan dengan segelas coffe di ruang kerjaku, dari sinilah sosok yang ramah ini mulai membeberkan tujuan dan mengisahkan perjuangan dalam seleksi CPNS “Kemarin tes CPNS sy pilih di SMA N 2 KABOLA. Yang ddaftar di situ ada 10 orang. Tes pertama 8 orang gugur jadi sisa dua org yaitu sy dengan pak guru satu. Kemarin dulu sy dengan itu pak guru ikut tes akhir (SKB) tu sy pu nilai lebih tinggi dari dia jd anggap saja sy yg lulus. Pengumuman kelulusan resmi dari BKN tgl 15 desember. Pemberkasan ulang sekitar tgl 20 makanya sy mau pulang hari selasa ko urus semua berkas utk pemberkasan” jawabnya.‘Tuhan sangat baik kk. Tes SKD sy pu nilai 283. Itu pak guru pu nilai 262. Trus tes SKB tu sy pu nilai 290. Itu pak guru pu nilai 180” tambahnya. Kaget ketika mendengar hal tersebut, apalagi sampai pada tahap ini ternyata selama ini beliau merahasiakan semua itu “Mulai dari pendaftaran sampe tes akhir ni sy rahasiakan skali ooo kk. Org tdk tau kalo sy ada ikut tes” . Ternyata pula beliau punya alasan tersendiri merahasiakan ini.Sayapun terus mengusik, satu demi satu yang beliau alami terus dibeberkan seakan itu menjadi renungan pagi menyambut kehidupan, bukti nyata karya Tuhan lewat sang alumni yang pernah menjadi Dosen Luar Biasa kurang lebih 3 tahun di salah satu program studi di Universitas Tribuana Kalabahi.“Kk eeee. Tes pertama dan kedua ni soal soal terlalu sulit dan punya tingkat kesulitan yg paling tinggi. Kita yg ikut tes melalui jalur provinsi ni pendaftar ada 7000 orang. Seleksi pertama 6000 gugur sisa 1000 yg ikut tes akhir kemarin dulu dan 700 gugur. Sisa 300. Karna provinsi cuma butuh 300”“Adohhhh. Tes awal tu matematika juga jadi apa yang bae. Untungnya sy masih ingat materi matematika dulu masi SMA jd bisa lega sedikit. Mmg kalau tes t org tdk tnya dr jrsn mana tu..org hantm sj..Tes awal kan materi umum to. Kalo res akhir (SKB) tu disesuaikan dengan kita pu bidang. Kemarin hari sabtu punya soal tu English grammar 70 nomor dan materi pendidikan 30 nomor, Soal nmor 1 sampe 30 tu kan materi pendidikan to jadi sy masih pikir2 baru jawab. Tapi pas masuk nomor 31 sampe 100 kan english grammar jadi sy su tdk pikir lagi langsung klik jawaban saja. Soal 100 nomor waktu 90 menit. Sy selesai sampe nmor 100 na waktu masih 30 menit jadi soal2 pendidikan tu sy kembali baca ulang ko perbaiki lagi” balas alumni Universitas Tribuana Kalabahi, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris yang sangat terkenal sebagai Guide handalnya Mala Tour di Alor.

Semua yang terjadi merupakan tuntunan Tuhan dalam dirinya

Sosok yang sangat ramah kepada semua orang ’Intinya Tuhan tu baik lah kk. TUHAN tau kita punya perbuatan baik dan Tuhan akan perhitungkan semua. Janji Tuhan tu tidak akan meleset. Kalo Tuhan sudah pilih kita maka tdk ada yg bisa rubah. Soal sesulit apa pasti akan bisa dikerjakan karna Tuhan akan tunjukan kuada untuk buat kita berhasil”

Seleksi CPNS tahun ini memang benar-benar tranparan

Sudah tidak ada zamannya lagi sogok menyogok dan hasilnya pun dikontrol dan terekam di BKN Jakarta“Kemarin tes di poltek kupang tu kita ada sementara tes tapi kita pu nilai pu naik turun ni orang ada nonton pake infokus di ruang aula dan halaman luar. Kita ada tes tapi kita pu nilai tu dosen dan mahasiswa dan masyarakat ada nonton. Jadi tes kali ini sangat jujur dan transparan skali”“Skrng ni Tes pns sudah sangat jujur betul2 karna penentuan di BKN pusat na. Su tdk bisa pake orang dalam lagi tu kk. Jokowi pu anak saja tdk lulus tes pertama na” pungkasnya menyakinkan bahwa test tidak pandang bulu.

Dengan belajar tekun dan berdoa maka semuanya akan diperhitungkan 

“Kk.. saya menembus batas kemustahilan. Orang banyak omong bilang tes PNS tu sulit dan susah. Tapi dengan belajar banyak dan berdoa maka sy bisa menembus kemustahilan jadi PNS yg orang ada omong jalan tu. Intinya semua orang punya kesempatan yg sama tapi yg menentukan tu seberapa besar persiapan dan kesiapan ditambah dengan yg paling nomor satu yaitu andalkan Tuhan. Orang bilang: DOAKAN APA YANG KAMU LAKUKAN DAN LAKUKAN APA YANG KAMU DOAKAN (ORA ET LABORA)” tambahnya sembari akan meningkalkan obrolan pagi. Beliau berharap agar mahasiswa/i sekarang yang masih menempuh dunia pendidikan agar terus belajar dan berusaha dan andalkan Tuhan. Dan harapannya pula terus menjaga dan mengharumkan nama prodi “Mari kita sama2 berjuang untuk kasi harum nama prodi bing untrib tercinta”. Harap sosok yang pernah menjadi ketua pantia bulan bahasa program studi tahun 2014 silam.

Saat kisah ini diposting beliau sementara berada di Kupang dan sementara menyiapkan dokumen untuk pemberkasan selanjutnya. Semoga kisah ini menjadi motivasi bagi kita semua. UNTRIB BISA…!!!  

Sumber : welemalor.com

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait