Ketua Panitia Sampaikan Kunci Sukses Ordik Virtual Untrib Kalabahi Tahun 2021

  • Whatsapp

Ketua Panitia Ordik Untrib Kalabahi Tahun 2021, Setia Budi Laoepada, SH.,M.H menyampaikan laporan kegiatan pada saat acara penutupan Jumat (10/9/2021) sumber: gitur

Kalabahi,LENSANUSAKENARI.NET, Universitas Tribuana Kalabahi telah usai dengan Kegiatan Orientasi Peserta Didik Baru (Ordik) Virtual yang telah berlangsung selama lima hari dan menggelar penutupan kegiatan Ordik pada Jumat (10/9/2021)

Bacaan Lainnya

Dalam Penutupan kegiatan tersebut, Ketua Panitia Pelaksaan Ordik Mahasiswa baru Universitas Tribuana Kalabahi, Setia Budi Laoepada,SH.,M.H menyampaikan garis besar laporan kegiatan ordik yang telah sukses di gelar serta mengucapkan selamat datang kepada peserta Ordik yang telah resmi menjadi mahasiswa Universitas Tribuana Kalabahi.

“Saya mengucapkan Terimakasih kepada semua rekan-rekan panitia yang telah bekerja keras guna menyukseskan kegiatan ini, sekaligus mengucapkan selamat datang kepada teman – teman peserta ordik yang telah resmi menjadi mahasiswa Universitas Tribuana Kalabahi”. Ujar Budi Laoepada Mengawali pembicaraannya

Budi Laoepada melanjutkan penjelasannya dengan menuturkan dasar pikir dilaksanakan kegiatan Ordik  

“Pendidikan tinggi merupakan jenjang terakhir dari pendidikan formal dalam sistem pendidikan kita, oleh karena itu budaya akademiknya juga berbeda dengan pendidikan dasar dan pendidikan menengah, sehingga setiap peserta didik baru, sebelum menjalani perkuliahan dan proses-proses lainnya di kampus  perlu diperkenalkan dengan budaya-budaya akademik, oleh karena itu momentum ordik di pergunakan untuk memperkenalkan budaya akademik pendidikan tinggi kepada calon mahasiswa” Tutur Budi Loepada

Budi juga menambahkan bahwa penyelenggaraan Ordik juga bertujuan untuk memperkaya mahasiswa dengan pengetahuan – pengetahuan yang kemudian akan menjadi panduan bagi mahasiswa baru

“Bahwa di dalam Ordik ini juga disamping kita memperkenalkan budaya pendidikan tinggi kepada mahasiswa, juga mahasiswa diperkaya dengan pengetahuan – pengetahuan umum, diperkaya dengan ilmu-ilmu yang sifatnya dasar, ilmu-ilmu yang berkaitan dengan karakter sehingga kemudian itu menjadi panduan bagi mahasiswa dalam menjalani proses di Universitas Tribuana Kalabahi”. Tambahnya

Selain mengenai Dasar Pikir pelaksanaan Kegiatan, setia Budi Laoepada  juga mengungkapkan bagaimana ia dan panitia lainnya melakukan perampingan dan penyaringan kepanitiaan dari jumlah  panitia awal yang tertulis dalam surat Keputusan Rektor Universitas Tribuana Kalabahi tentang Panitia Ordik Universitas Tribuana Kalabahi Tahun 2021, demi menjaga sinergitas dan memaksimalkan kinerja panitia, guna terlaksannya kegiatan Ordik.

“Sebagai orang yang menerima tanggung jawab kita perlu melaksanakan dengan penuh tanggung jawab, dan melaksanakan dengan tanggung jawab tidak hanya pada hari pelaksaanaan kegiatan, tetapi di mulai dengan proses perencanaan, pelaksaanaan sampai pada evaluasi itu harus tetap ada dalam sebuah tim,  namun kenyataan yang terjadi kebanyakan teman- teman panitia hanya ingin mengambil bagian pada saat pelaksanaan tetapi pada saat perencanaan dan evaluasi tidak mau terlibat, oleh karena itu bersama dengan teman – teman yang telah mengikuti proses sejak awal kami bersepakat bahwa kita komitmen, seberapapun kita yang ada dengan tim yang sangat kecil memiliki spirit tim kecil dengan fungsi optimal bukan tim besar tetapi tidak dapat berfungsi”. Ujar Dosen Fakultas Hukum Untrib yang merupakan Ketua Panitia Kegitan Ordik tersebut

Mengenai Materi yang disampaikan selama kegiatan Ordik Untrib Kalabahi 2021 yang dilaksanakan secara Virtual, Ketua Panitia menuturkan terdapat tiga kelompok materi yang disampaikan oleh narasumber dari lembaga – lembaga diluar Universitas Tribuana Kalabahi dan materi lain yang disampaikan oleh dosen- dosen dari Universitas Tribuana Kalabahi.

“Materi –Materi yang disajikan itu di sajikan dalam beberapa kelompok, yang pertama itu materi yang berkaitan dengan wawasan kebangsaan, kelompok kedua itu materi berkaitan dengan pembangunan karakter, dan kelompok ketiga itu materi berkaitan dengan kesiap siagaan bencana. Ada tiga kelompok materi yang di sampaikan, narasumbernya kita pilih dari beberapa tempat, ada dari DPR RI, selanjutnya satu dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Undana, lalu  satu dari Fakultas Hukum Undana, berikutnya satu dari Kordinator Forum Penanggulangan Bencana NTT, Satu dari PMI Kabupaten Alor, Satu dari UnsurTokoh Agama yakni  Romo Paroki Gembala Yang Baik, sedangkan narasumber yang lainnya itu berasal dari internal Universitas Tribuana Kalabahi” Pungkas Setia Budi Laoepada,SH.,M.H (gitur)

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait