Kembali Erupsi, Warga Diminta Waspadai Potensi Ancaman Lahar Ile Lewotolok.

  • Whatsapp

Lembata, LENSANUSAKENARI.NET,Gunung berapi Ile Lewotolok yang terletak di Kabupaten Lembata Minggu (29/11) lalu,  mengalami Erupsi  di sertai ledakan yang mengakibatkan masyarakat sekitar lari berhamburan dan harus di ungsikan.

Secara Geografis, Gunung Ile Lewotolok berada pada kordinat 08°16’15” LS dan 123°30’18” BT (1423 mdpl). Secara administratif terdapat di wilayah Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Bacaan Lainnya

Selama masa bencana, Gunung Api Ile Lewotolok diamati secara visual dan instrumental dari Pos Pengamatan yang terdapat di Desa Laranwutun, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur. Kondisi terkini, Gunung Ile Lewotolok kembali mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu 500 meter, Minggu (13/12/2020). Kolom abu yang dikeluarkan berwarna putih cenderung kelabu dengan intensitas condong kearah barat.

Laporan KESDM , Badan Geologi, PVMBG Pos pengamatan Gunung Ile Lewotolok menyatakan, erupsi yang terjadi yakni erupsi dengan tinggi kolom abu teramati 500 meter dia atas puncak gunung dan 1.923 meter diatas permukaan laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi sekitar 25 detik dengan letusan sedang hingga kuat di dengar warga sekitar gunung.

saat ini, gunung Ile Lewotolok berstatus level III siaga dan terdapat beberapa rekomendasi yang harus diperhatikan masyarakat yakni, baik  masyarakat, pengunjung, pendaki dan wisatawan direkomendasikan agar tidak melakukan aktivitas dalam radius 4 KM dari Kawah puncak yang merupakan pusat aktivitas Gunung Ile Lewotolok. Selanjutnya, mengingat potensi bahaya abu vulkanik yang dapat mengakibatkan gangguan pernapasan akut (ISPA) maupun gangguan kesehatan lainnya maka dianjurkan kepada seluruh masyarakat yang berada disekitar Gunung Ile lewotolok agar menyiapkan masker penutup hidung dan mulut maupun perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit. Berikutnya, mengingat abu vulkanik hingga saat ini jatuh di beberapa sektor disekeliling Gunung Ile Lewotolok, maka diminta kepada masyarakat yang bermukim disekitar aliran- aliran sungai yang berhulu di gunung Ile Lewotolok agar mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar terutama di musim hujan.

Terkait dengan kembali  terjadinya  Erupsi yang disertai ledakan Gunung Ile Lewotolok Minggu (13/12) di benarkan oleh salah satu Kader GMNI Cabang Alor, Sarinah Winda Nuba yang sampai saat ini masih berada di Kabupaten Lembata guna aksi kemanusiaan pendistribusian bantuan kepada korban bencana di Kabupaten Lembata.

“Iya memang baru saja terjadi erupsi lagi, dan disertai dengan bunyi  ledakan yang lumayan kuat sehingga dapat kita dengar dengan jelas”. Ujar Winda Nuba Minggu (13/12/2020). (Gitur).

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait