Kapolda NTT Salut Pasangan Calon yang Jaga Silaturahmi

  • Whatsapp

Kapolda NTT, Irjen Lotharia Latif
(Foto : Tribunnews.com)

Lembata, LENSANUSAKENARI.NET, Perhelatan pilkada di 9 kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah usai dan masih berlangsung pleno penghitungan suara resmi dari KPU selaku penyelenggara Pilkada atas hasil pencoblosan 9 Desember 2020 lalu.

Bacaan Lainnya

Sembilan kabupaten yang menyelenggarakan Pilkada 2020 yaitu Kabupaten Belu, Malaka, Timor Tengah Utara (TTU), Sabu Raijua, Sumba Timur, Sumba Barat, Manggarai Barat, Manggarai dan Ngada.

Sebagian pasangan calon sudah dipastikan unggul dalam perolehan suara, namun ada sejumlah kabupaten di NTT seperti Malaka, Belu dan Sumba Barat yang perolehan suara pasangan calon saling kejar-kejaran dan bersaing ketat.

Di beberapa kabupaten seperti Sabu Raijua dan Sumba Timur, pasangan calon bupati dan wakil bupati yang perolehan suaranya kalah sudah mengucapkan selamat kepada pasangan calon yang memperoleh suara terbanyak.

Bahkan di beberapa wilayah di NTT, pasangan calon sudah saling mengunjungi dan bersilaturahmi pasca penghitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS).

Terkait dengan kondisi ini, Kapolda NTT, Irjen Pol Lotharia Latif menyampaikan salut dengan beberapa pasangan calon bupati dan wakil bupati yang telah dengan ksatria memberikan selamat kepada pasangan calon pemenang pilkada.

Bahkan mereka saling bersilaturahmi ke pasangan calon lain serta tetap menjaga persatuan dan kesatuan rakyat di masing-masing daerah.

“Mari jalin dan rajut kembali persaudaraan dan membangun bersama daerah masing-masing,” ujar jenderal polisi bintang dua ini.

Ia mengingatkan kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati yang menang tidak arogan dan tidak perlu jumawa/sombong.

“Sebenarnya tugas yang lebih berat telah menunggu sesuai janji-janji yang telah disampaikan kepada rakyat,” tandas Lotharia Latif.

Kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati yang kalah, Lotharia Latif berharap untuk tetap berjiwa besar dan mengutamakan persatuan dan keutuhan daerah serta semangat membangun bersama.

“Selanjutnya (pasangan calon yang kalah) tetap dapat mengkritisi jalannya pembangunan daerah secara konstruktif,” tambahnya.

Orang nomor satu di jajaran Polda NTT ini berharap agar semua pihak tidak mengorbankan masyarakat dengan hal kecil yang memicu konflik dan anarkis.

“Jangan korbankan masyarakat kecil dengan hal-hal yang mendorong terjadinya konflik dan anarkis hanya karena ambisi kekuasaan yang justru akan merugikan kita bersama,” tandas Lotharia Latif.

Hingga jelang pleno tingkat kecamatan, Kapolda NTT, Irjen Pol Lotharia memastikan kondisi keamanan di wilayah NTT masih sangat kondusif.

Hampir di seluruh daerah di NTT tidak ada konvoi dan pawai kemenangan dari pasangan calon yang unggul dalam perolehan suara. (Gitur)

PHP Dev Cloud Hosting

Pos terkait